SHAUM RAMADHAN PENGENDALI DIRI DARI NAFSU NEGATIVE

     
      Puasa Ramadhan telah diwajibkan semenjak tahun kedua hijriyah, untuk dilaksanakan dengan benar dan sungguh-sungguh, sebagaimana sabda Rasulullah SAW; "Barangsiapa berpuasa karena keimanan dan mengharap ridha Allah semata maka akan diampuni dosanya yang telah lalu" (HR. Bukhari-Muslim)

      Maka dari itu dalam berpuasa harus memenuhi ketentuan syar'i diantaranya;
Berniat pada malamnya, mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka, dengan senantiasa diiringi do'a yang telah diajarkan Rasulullah SAW, sabda beliau; "Tiga orang yang do'anya tidak ditolak oleh Allah SWT, orang yang berpuasa hingga berbuka, imam yang adil dan orang yang teraniaya" (HR. Tirmidzi)

      Menjauhi kemaksiatan perkataan dan perbuatan sia-sia. Sabda Rasulullah SAW; "Barangsiapa yang tidak menahan diri dari ucapan dusta dan perbuatan buruk maka sedikitpun Allah tidak sudi menerima puasanya meskipun ia menahan diri dari makan dan minum." (HR. Bukhari-Muslim)