AJARI AKU SABAR

Tags

Kata sabar adalah kata yang begitu familiar diucapkan dalam berbagai kesempatan terutama ketika tertimpa musibah atau untuk menenangkan seseorang ketika dalam keadaan marah. Kata sabar adalah sebuah kata yang mudah diucapkan akan tetapi berat untuk dilaksanakan. Dalam berbagai kesempatan kata "sabar" kerap kali disampaikan sebagai bentuk sebuah hiburan agar bisa menahan diri dari sesuatu yang dibutuhkan, seperti halnya,  "sabar ya nak, sebentar lagi bedug magrib", padahal si anak sudah merasakan lapar dan haus sementara makanan dan minuman sudah terhidang diatas meja", "sabar ya nak, kalo sudah terkumpul uangnya kita beli tas baru", padahal si anak sudah merengek rengek karena tasnya sudah rusak, "sabar ya mas, aku belum halal untuk mu",  padahal akad nikah beberapa jam lagi akan dilaksanakan, "sabar ya dik, kalo pekerjaan ku sudah selesai aku akan segera kembali", padahal terpisah jarak dan waktu", "sabar ya nak, nanti pasti ada ganti yang lebih baik", padahal si anak kehilangan sesuatu yang begitu dicintai nya. "sabar ya, orang sabar dicintai Allah", padahal kemarahannya telah memuncak.
Luar biasa, sabar telah menjadi sebuah senjata yang begitu ampuh untuk menenangkan diri seseorang dari keinginan yang begitu kuat untuk dinikmatinya. Disinilah kadang sabar itu nampak ada batasnya tatkala sampai kepada sesuatu yang dimaksudkan. Akan tetapi sabar seringkali juga kelihatan tidak berbatas karena maksud dan tujuan belum juga didapatkan nya. Maka kemudian "sabar" dapat dimaknai sebagai puncak sesuatu, orang yang memiliki kesabaran, akan sampai pada puncak kemuliaan. “hanya orang-orang yang bersabar akan diberi pahala mereka yang tidak terbatas.” (QS. 39 : 10).    
Disinilah perlu diketahui bahwa sabar adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Arab "sobaro -  yasbiru - sobron" yang berarti menahan diri. Secara etimologi berarti menahan dan mencegah. Sementara itu, secara terminologi, sabar adalah menahan diri untuk melakukan keinginan dan meninggalkan larangan Allah Ta'ala.
Selanjutnya, "sabar" menjadi sebuah sikap dan sifat yang mulia dalam menyikapi banyak peristiwa. Hal ini dapat dibuktikan bahwa sabar menjadi sebuah kata istimewa yang sering disebutkan di dalam alQur'an. Kata sabar dan semisalnya disebutkan sebanyak 103 kali di dalam alQur'an yang tersebar di dalam 45 surat dari 114 surat. Diantara surat surat tersebut ada 4 surat yang begitu banyak menyebut kata sabar, yaitu surat Al-Baqarah sebanyak 9 kali, surat Ali Imron sebanyak 8 kali, surat Al-Kahfi sebanyak 8 kali), dan surat Al-Nahl sebanyak 7 kali.
Inilah sabar, sikap yang harus diikutsertakan setiap kali akan melakukan sesuatu, sedang melakukan sesuatu dan setelah melakukan sesuatu. Jadi, sabar bukan berarti tidak melakukan sesuatu, tetapi sabar adalah menahan diri dari sesuatu yang menyimpang untuk tetap mengikuti jalan yang benar. Tidak ada kata akhir dalam bersabar.  Maka, ajari aku untuk terus belajar bersabar.
Wallahu a'lam
Alfakir Billah, 9/02/2017