ANTARA IDEALITA DAN REALITA

Tags

Dalam mengarungi perjalanan kehidupan ini, kadang kala seseorang mendapatkan sesuatu yang berbeda dari apa yang menjadi harapan dan cita-citanya. Suatu ketika kita menyaksikan seseorang yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dengan harapan akan mendapatkan kenaikan gaji justru mendapatkan dirinya masuk dalam daftar karyawan yang akan di PHK. Di lain sisi, ada seseorang ketika masa mudanya mendambakan pasangan hidup yang telah dikenalnya dengan baik sehingga merasa cocok satu sama lain, tetapi realitanya, orang tuanya justru menjodohkan dengan seseorang yang belum pernah dikenal sebelumnya.

Diakui atau tidak, tentu saja ada beberapa contoh kejadian atau peristiwa lain yang pernah kita alami sendiri. Sehingga membuat kita terpaksa untuk melakukan sesuatu yang bukan menjadi pilihan kita. Menurut kita berdasarkan jabatan dan dengan beban kerja yang luar biasa yang telah kita lakukan ideal nya mendapatkan gaji sebesar 10 juta tapi realita nya hanya mendapatkan gaji 3 juta. Idealnya seorang yang tampan memiliki istri yang cantik jelita akan tetapi realitanya mendapatkan istri yang biasa saja menurut kita.

Inilah uniknya kehidupan manusia. Kadang kala berbeda antara idealita dan realita. Sehingga kemudian munculnya kekecewaan dan merasa adanya ketidak adilan telah menimpa dirinya. Disinilah pentingnya menjaga niat sebelum melaksanakan sesuatu pekerjaan atau sebelum menentukan sebuah pilihan. Untuk siapa dan karena apa kita melakukan nya. Karena pada dasarnya manusia hanya bisa berencana sementara Allah lah yang menjadi penentunya.

Kadangkali kita mencintai sesuatu yang sebenarnya tidak baik bagi kita atau sebaliknya, kita membenci sesuatu ternyata justru cocok bagi kita. Inilah phenomena kehidupan yang mengharuskan kita untuk terus belajar menerima kenyataan tersebut atau dalam bahasa sehari hari kita mengenalnya sebagai "ridha" yang berarti "rela” dan “menerima kenyataan dengan hati”.

Ridha bisa dimaknai sebagai sikap menerima apa yang diberikan Allah dengan sabar, ikhlas dan berbaik sangka karena merasakan selalu ada hikmah dan kebaikan dibalik semua kejadian dan peristiwa yang tidak pernah diketahui  sebelumnya yang mana justru lebih besar dari apa yang diharapkan nya (QS. 9:72)

Allah selalu memberikan yang terbaik bagi makhluk - Nya,  akan tetapi justru kita yang sering kali tidak menginginkan nya (QS. 4 :19). Maka tersenyum dan sambutlah dengan lapang dada jika mendapatkan perbedaan antara idealita dan realita. Karena hanya jiwa yang telah ridha dan diridhai - Nya yang akan kembali kepada-Nya dengan gembira dan suka cita. "Hai jiwa yang tenang kembali kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaKu dan masuklah ke dalam syurgaKu.”(QS.89:27-30).
Wallahu a'lam

Alfakir Billah, 11/2/2017